Kiswah Kabah: Sejarah & Hal Unik Lainnya

Ketika kita berkunjung ke Masjidil Haram Makkah, maka pemandangan kita tentunya teralihkan untuk melihat Ka’bah yang ditutupi dengan kain, atau yang biasa kita kenal dengan Kiswah Ka’bah. Kain inilah yang menjadi penutup Ka’bah sehingga semakin terlihat keindahannya.

Kain kiswah biasanya diganti ketika musim haji akan berlangsung dengan yang baru, lalu kain kiswah kabah yang lama akan disterilisasi di Gudang Pemerintahan Kerajaan Saudia Arabia lalu dihadiahkan ke Museum Kerajaan Saudi Arabia. Ohya, namun sebelum masuk ke Gudang Pemerintahan Kerajaan benang emas yang ada di kain kiswah akan dilepas terlebih dahulu loh.

Nah sebenarnya bagaimana sih sejarahnya dari Kiswah Kabah? Yuk kita simak.

Sejarah Kiswah Kabah

Sebelum Kiswah yang berwarna hitam seperti yang sekarang sering kita lihat, dahulunya Ka’bah telah ditutup dengan berbagai macam kain. Menurut sejarawan Arab Abu Al Walid Al Azraqi diketahui bahwa Khalifah Umar bin Al Khattab Radiallahu Anhu pernah membuat kain putih terang yang berasal dari Mesir sebagai penutup Ka’bah.

Tidak hanya sampai disitu, Khalifah Uthman ibn Affan Radiallahu Anhu juga pernah memerintahkan untuk membuat dua kiswah. Yang pertama digunakan saat hari pertama haji dimana kain tersebut terbuat dari permadani sutra dan yang kedua terbuat dari Al Qabbati dan digunakan pada hari ke-27 bulan Ramadhan dalam kalender Hijriyah.

Baca Juga: Tempat Ziarah di Makkah

Tulisan Kaligrafi di Kiswah Ka’bah

Pada bagian yang menjadi sabuk kiswah, terdapat kaligrafi yang mengelilingi Ka’bah. Isi kaligrafi tersebut berasal dari ayat-ayat Al-Quran. Berikut ini beberapa ayat-ayat Al Quran yang menjadi bagian-bagian dari kaligrafi Kabah.

Semoga Allah mudahkan niat baik kita untuk berada di Makkah untuk melaksanakan umroh dan haji dan juga mengunjungi pemakaman baqi di Madinah. Aamiin

Hal Unik Terkait Kiswah Ka’bah

Kiswah Ka’bah umumnya diganti ketika awal masuk musim haji. Oleh karenanya ini seolah-olah menjadi ritual tersendiri yang ditunggu-tunggu setiap muslim seperti apa sebenarnya Ka’bah tersebut meskipun dari pihak Kerajaan Saudi sendiri pun menutup Masjidil Haram untuk umum dan masyarakat bisa melihatnya melalui televisi lokal yang menayangkan langsung pergantian kiswah tersebut.

admin

Terus belajar dan berusaha istiqamah diatas sunnah