Haramainumroh Kartika Utama adalah Pioneer Travel Umroh Sunnah bermanhaj salaf yang berkantor pusat di Cibubur Country, Cikeas. Kami berdiri menjalankan kegiatan operasional umroh dan haji sesuai tuntunan Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad sejak tahun 2010 dibawah holding PT Kartika Utama hingga akhirnya kami berkembang dan memiliki izin resmi PPIU dan juga PPKH di Kemenag.
Alhamdulillah atas izin Allah lebih dari 12 ribu jemaah sudah kami layani baik dari dalam negeri maupun mancanegara untuk bisa beribadah umroh sesuai sunnah sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam seperti apa yang dipahami oleh para sahabat dan kaum salaf (salafus shalih).
Layanan kami meliputi: Haji Khusus, Umroh Reguler, Umroh Plus Thaif dan juga Umroh Ramadhan
Travel Umroh Sunnah HaramainKu – Umroh merupakan salah satu ibadah sunnah di dalam islam, dan menjadi wajib apabila seorang muslim tersebut mampu secaca finansial dan kesehatan untuk pergi ke tanah suci. Berbeda dengan ibadah haji yang hanya bisa dikerjakan setahun sekali di bulan haji, untuk ibadah umroh bisa dilakukan kapan saja kecuali di bulan haji.
Penting sebelum mengetahui paket umroh, kita harus mengetahui rukun dari ibadah umroh. Hal ini agar semua tata cara ibadah umroh bisa sesuai sunnah Nabi Shallallahu Alahi Wassalam, karena jangan sampai ada perkara-perkara baru dalam ibadah yang justru dikira baik padahal hal itu tertolak. Sebagaimana hadist Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)
Alhamdulillah tim pembimbing umroh HaramainPlus juga merupakan Pengasuh di Bimbingan Islam yang pada awal berdirinya diampuh oleh Ustadz Fauzan Abdullah, Ustadz Firanda Andirja dan Ustadz Abdullah Roy. Sehingga secara keilmuan agar ibadah sesuai tuntunan sangat memahami.
Saat ihram disunnahkan jemaah umroh ataupun jemaah haji untuk mandi terlebih dulu.
Kemudian bagi jemaah pria disunnahkan memakain wangi-wangian/ parfum terbaik, dan jemaah perempuan ada perbedaan pendapat ulama, ada yang menyatakan boleh selagi tidak muncul wanginya dan ada juga yang melarangnya.
Untuk jemaah pria menggunakan 2 lembar kain ihram, yang satu berfungsi sebagai sarung dan satunya lagi dililitkan hingga bagian pundak kanan terbuka. Dilarang juga menggunakan celana dalam berihram.
Untuk jemaah wanita disyariatkan menutup seluruh auratnya kecuali pergelangan tanagn dan muka apabila yang terbiasa menggunakan niqab.