Bolehkah Jemaah Haji Begadang di Muzdalifah & Mina

Ibadah haji bukan hanya sebatas mengerjakan rukun haji saja, tetapi juga ada sunnah-sunnah haji yang apabila jemaah haji melakukannya maka ia mendapatkan pahala lebih asalkan ikhlas dan sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam.

Apa Yang Diharapkan Ketika Berada Di Tempat Suci Seperti Muzdalifah Ataupun Mina

Jemaah haji sangat diharapkan agar bisa memperhatikan setiap rukun haji dengan benar, sehingga tidak ada terjadi kesalahan yang membuat pahala menjadi berkurang. Salah satu aspek yang seringkali diabaikan yaitu begadang ketika di tempat-tempat suci Muzdalifah ataupun Mina.

Hukum Begadang Begadang di Muzdalifah atau Mina

Apakah boleh seseorang yang sedang melaksanakan ibadah haji lalu ia begadang di Muzdalifah dan Mina? Sesungguhnya ketika Begadang di Muzdalifah atau Mina tanpa alasan yang mendasar bertentangan dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Saat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sampai di Muzdalifah, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam melaksanakan shalat Maghrib dan Isya’ secara berjama’ ta’khir dengan satu adzan, lalu tidur hingga fajar.

Praktik ini tercermin dalam ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana dalam hadits dari sahabat Jabir radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Bagaimana Petunjuk Rasululullah Terkait Begadang Secara Umum?

Petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah untuk tidak begadang setelah shalat Isya’, kecuali dalam kondisi tertentu seperti untuk belajar ilmu agama atau kebutuhan lainnya. Salah satu contohnya adalah sibuk mencari kerikil sebelum waktu shalat Isya’ di Muzdalifah.

Namun, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencari kerikil di pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah, sebagaimana dalam riwayat dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ الْعَقَبَةِ وَهُوَ عَلَى رَاحِلَتِهِ: «هَاتِ، الْقُطْ لِي» فَلَقَطْتُ لَهُ حَصَيَاتٍ هُنَّ حَصَى الْخَذْفِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku pada pagi hari sebelum melempar jumrah ‘aqabah, ketika itu beliau berada di atas untanya, ‘Kemarilah, pungutkan (kerikil) untukku.’ Aku pun mengambilkan beberapa kerikil untuk beliau, yaitu kerikil untuk melempar.” (HR. An-Nasa’i no. 3057, 3059 dan Ibnu Majah no. 3029, shahih)

Dalam riwayat tersebut, terlihat bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencari kerikil di Mina. Meskipun tidak dilarang untuk mengumpulkan batu di Muzdalifah. Namun, pentingnya mengikuti contoh dan panduan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjalankan ibadah, termasuk tidak begadang di Muzdalifah.

Nasehat Bagi Orang Yang Begadang Di Mina

Sudah jelas bila begadang selama Muzdalifah ataupun di Mina merupakan perbuatan yang bertentangan dengan apa yang telah di ajarkan oleh Rasulullah shallahu alaihi wassalam, apalagi jika begadang yang kita lakukan tidak melakukan hal yang bermanfaat.

Sehingga sangat penting setiap jemaah menjaga adab yang telah diajarkan oleh Rasulullah, karena bisa jadi dengan cara itu keberkahan dari setiap langkah ibadah kita bisa diperoleh. Semoga semua amal yang kita lakukan sesuai dengan ajaran Rasul-Nya dan diterima oleh Rabb-Nya yang Maha Esa. Aamin.

Bagaimana Kiat Agar Bisa Berhaji Sesuai Tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi WaSalam

Carilah travel haji plus yang sesuai tuntunan sunnah. Anda juga bisa melihat paket haji plus dari kami